1. Diutusnya Nabi Muhammad SAW
Rentang sejarah antara kejadian manusia pertama (Adam)
sampai kepada masa Nabi Muhammad SAW, kejadian kiamat diungkap dalam hadist
Nabi Muhammad SAW begitu dekat. Telah dikatakan di dalam sabdanya:
“Aku diutus (sebagai Nabi dan Rasul) sedangkan kiamat
itu sangat dekat, seperti di dekatnya kedua jari ini.” (HR. Bukhari, Muslim dan
Abu Daud).
Hadits tersebut menunjukkan sudah berapa tuanya umur
dunia ini. Tanda-tanda berakhirnya dunia di antaranya ditandai diutusnya Nabi
dan Rasul terakhir (Muhammad SAW) sebagai utusan yang memberikan petunjuk
kebenaran agar manusia kembali sebelum tibanya hari perhitungan tersebut. Allah
SWT berfirman: “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki
di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi.” (QS.
Al-Ahzab: 40).
Dalam kaitannya dengan firman Allah tersebut, Imam
Qurthubi menjelaskan bahwa tanda kiamat yang pertama adalah diutusnya Nabi
Muhammad SAW. Hal tersebut karena beliau adalah sebagai Nabi umat akhir zaman,
tidak ada lagi Nabi setelah beliau.
2. Wafatnya Nabi Muhammad SAW
Umur dunia telah lanjut. Ada awal tentu ada akhir, begitu
pula Allah jadikan dunia ini. Diantara sekian banyak tanda-tanda akhir
kehidupan dunia adalah wafatnya Nabi dan Rasul terakhir. Hal tersebut
sebagaimana diterangkan dalam hadist Nabi Muhammad SAW sebagai berikut:
“Diantara enam tanda-tanda kiamat adalah tibanya
kematianku.” (HR. Bukhari).
Dalam hadist lain diriwayatkan dari Anas bin Malik ra,
ia berkata:
“Tatkala Rasulullah SAW, berhijrah ke kota Madinah,
setiap sesuatu yang ada di sekitarnya menjadi bersinar terang. Dan tatkala
telah datang hari wafatnya Beliau Rasulullah SAW, segalanya menjadi gelap
gulita. Ketika para sahabat menguburkan jasadnya, maka tidak satu pun didapati
dari mereka yang mengibaskan tangan (karena kotornya tanah kuburan). Pada saat
itu aku (Anas bin Malik) turun ke dalam liang lahat. Kejadian tersebut
(wafatnya beliau Rasulullah SAW) hampir saja menyebabkan kami mengingkari hati
nurani sendiri.” (HR. Tirmidzi).
3. Bebasnya Baitul Maqdis
Baitul Maqdis adalah kota suci ketiga bagi umat Islam
sedunia setelah kota Mekkah dan Madinah, sejak dahulu hingga kini selalu
menjadi milik orang-orang Islam. Akan tetapi sayang, saat ini Baitul Maqdis
berada di bawah kekuasaan rezim Kaum Yahudi dan Nasrani. Sudah sekian lamanya
mereka merampas tanah hak milik orang-orang Islam. Karena kondisi umat Islam
dewasa ini dalam keadaan terpecah-pecah, maka hingga kini tanah Baitul Maqdis
masih tetap berada di bawah kungkungan dan cengkeraman tangan-tangan jahat
mereka, walaupun tercatat di dalam sejarah Islam bahwa dahulu Baitul Maqdis itu
pernah dibebaskan oleh Khalifah Umar bin Khattab ra.
Suatu ketika nanti Baitul Maqdis benar-benar akan
terbebaskan dan merdeka sebagai miliknya umat Islam. Akan tetapi, kebebasan dan
kemerdekaannya itu adalah pertanda akan semakin dekatnya kiamat. Di dalam
sebuah keterangan hadist yang diriwayatkan oleh ‘Auf bin Malik ra, Rasulullah
SAW bersabda:
“Di antara enam tanda-tanda kiamat adalah
dibebaskannya Baitul Maqdis (dari kekuasaan orang-orang Yahudi).”
4. Timbulnya Wabah Penyakit Menular (Tha’um Amwas)
Wabah penyakit menular sejak dahulu hingga kini telah
menjadi momok yang menakutkan bagi kehidupan manusia. Bila terjadi
penyebarannya dalam jumlah skala besar sampai ke seluruh penjuru dunia, hal itu
juga menjadi pertanda dekatnya kiamat, sebagaimana telah disebutkan di dalam
sebuah hadis Rasulullah SAW:
“Di antara enam tanda-tanda kiamat adalah timbulnya
berbagai penyakit menular yang mengakibatkan banyak di antara kalian meninggal
(karenanya) seperti matinya kambing di tempatnya.”
Penyebaran wabah penyakit mematikan dalam skala besar
dahulu memang pernah terjadi di daerah ‘Amwas (bagian daerah Palestina) sekitar
tahun 18 H. Penyebarannya juga merambat sampai ke seluruh pelosok negeri Syam.
Waktu itu tercatat lebih dari 25.000 orang meninggal dunia akibat penyakit menular
tersebut, termasuk juga di dalamnya yang ikut menjadi korban adalah segenap
para sahabat Nabi Muhammad SAW. Di antara mereka terdapat tokoh sahabat yang
cukup terkenal, yaitu Abu Ubaidah Amir bin Al-Jarrah ra.
5. Timbulnya Berbagai Fitnah
Kata ‘fitnah’ adalah yang konotasinya lebih
bertendensi kepada berbagai sikap, perilaku dan kejadian yang tidak
menyenangkan diri manusia, seperti yang tidak menyenangkan diri manusia,
seperti sering terjadinya kasus penyimpangan di bidang sosial, budaya, politik,
hukum dan ekonomi. Fitnah juga identik dengan pengertian cobaan dan ujian,
seperti telah disinggungkan di dalam firman Allah.
“Innama amwaalukum wa awlaadukum fitnah: sesungguhnya
harta dan anak-anakmu adalah fitnah (cobaan).” (QS. At Taghaabun: 15).
Timbulnya berbagai macam bencana juga merupakan bagian
dari fitnah. Sedangkan munculnya fitnah-fitnah tersebut merupakan tanda
dekatnya kiamat. Secara eksplisit hal ini pun pernah disinggung oleh Nabi
Muhammad SAW dalam salah satu hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra
berikut ini:
“Segeralah kalian berbuat kebajikan pada hari
timbulnya berbagai macam fitnah yang berlalu dengan begitu berbagai macam
fitnah yang berlalu dengan begitu cepatnya seperti perubahan malam hari yang
gelap gulita (berubah menjadi siang), saat itu ada orang yang pagi harinya
masih beriman dan sore harinya berubah menjadi kafir atau (sebaliknya) sore
harinya masih beriman lalu pagi harinya berubah menjadi kafir, orang itu berani
menjual agamanya dengan keduniaan.” (HR. Muslim).
Dalam riwayat Imam Muslim dijelaskan bahwa berbagai
fitnah yang timbul di akhir zaman nanti bersumber dari belahan dunia Timur.
Fitnah-fitnah tersebut, oleh Nabi Muhammad SAW dikiaskan dengan istilah “tanduk
setan” sebagaimana dijelaskan dalam hadist riwayat dari Ibnu Umar ra berikut
ini:
“Ingatlah! Sesungguhnya fitnah akan terjadi disini!
Ingatlah sesungguhnya fitnah itu benar-benar akan terjadi disini! Suatu saat
nanti akan muncul “tanduk setan” (kekuatan setan dan para pengikutnya).” (HR.
Bukhari dan Muslim).
6. Munculnya Nabi-Nabi Palsu
Sebagaimana telah diterangkan dalam pembahasan yang
lalu, dikatakan bahwa Muhammad SAW itu adalah Nabi dan Rasul terakhir.
Eksistensi kenabian dan kerasulannya diakui dan dibenarkan dalam nash Al-Qur’an
dan kitab-kitab para nabi terdahulu. Saat ini banyak bermunculan manusia arogan
yang mengklaim dirinya sebagai seorang utusan (nabi), kendati tidak ada satu
nash pun yang membenarkan akan kenabian tersebut. Kemunculan nabi-nabi palsu
itu menjadi bagian dari tanda-tanda kiamat, seperti dijelaskan dalam hadist
Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra berikut ini:
“Kiamat itu akan terjadi bila sudah muncul para Dajjal
pendusta besar yang jumlahnya (hampir) mendekati tiga puluh orang, mereka semua
mengaku dirinya sebagai Rasul Allah.” (HR. Bukhari).
Dalam kandungan hadist yang hampir senada diriwayatkan
oleh Tsauban, Rasulullah SAW bersabda:
“Kiamat akan tiba-tiba terjadinya pertemuan antara
beberapa kabilah dari umatku dengan kaum Musyrikin sehingga mereka semua
(pada akhirnya) menjadi penyembahan berhala. Dan suatu ketika nanti akan
muncul di tengah-tengah umatku ini tiga puluh orang para pendusta besar, mereka
seluruhnya mengklaim dirinya sebagai nabi, sedangkan sesungguhnya akulah
(satu-satunya) penutup para Nabi. Tidak akan pernah ada nabi setelahku nanti.”
(HR. Abu Daud dan Tirmidzi).
7. Munculnya Api di Tanah Hijaz
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, Rasulullah
bersabda:
“Kiamat akan terjadi bila telah muncul api dari Tanah
Hijaz yang cahayanya menyinari binatang-binatang ternak yang berada di Bushra.”
(HR. Bukhari Muslim).
Timbulnya api dari dalam bumi merupakan pertanda
dekatnya kejadian kiamat, sebagaimana yang telah disinggung dalam hadist
tersebut. Sekitar pertengahan abad ke-7 H tahun 654 H yang lalu, api itu pernah
muncul di tanah Hijaz (Mekkah). Kemunculan api tersebut bukanlah semata-mata
menjadi bahan prediksi hadist, akan tetapi relevansinya telah menghantarkan
kepada kebenaran fakta yang tidak dapat dipungkiri.
8. Langkanya Nilai-Nilai Kejujuran
Kejujuran adalah sifat apa adanya, transparan dalam
bersikap dan bijaksana dalam menentukan arah kebijakan, dengan selalu berpijak
pada orisibalitas kebijakan, dengan selalu berpijak pada orisinalitas kebenaran
dan menyingkirkan manipulasi fakta yang dapat merugikan pihak lain. Bila
kebijakan sikap ini tidak ada lagi pada kebanyakan orang, maka akan berakses
kepada timbulnya kesemrawutan di berbagai aspek kehidupan. Kalau memang
benar-benar telah terjadi demikian, maka hal tersebut menjadi tanda akan
semakin dekatnya kiamat. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW
bersabda:
“Apabila telah hilang sifat kejujuran maka tinggal
tunggulah saatnya kiamat.”
9. Allah Menghilangkan Ilmu Pengetahuan
Diangkat dan dicabutnya ilmu pengetahuan di kala dunia
mengalami masa keemasannya adalah bagian dari tanda-tanda kiamat. Hilangnya
ilmu pengetahuan tersebut bukanlah berarti hilangnya dengan begitu saja, akan
tetapi hal itu dapat terjadi dengan cara Allah mematikan orang-orang berilmu
tersebut. Apabila mereka semua itu tiada, maka yang tinggal di dunia ini adalah
kebanyakan orang-orang bodoh. Kalau keadaannya sudah demikian buruknya, maka
dunia keadaannya akan kembali kepada masa kemundurannya yang teramat jauh,
seperti masa-masa prasejarah dahulu. Sinyalemen tersebut sangat selaras dengan
hadist Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra, Rasulullah
SAW bersabda:
“Di antara tanda-tanda kiamat yaitu diangkatnya ilmu
dan tetapnya kebodohan.” (HR. Bukhari)
Di dalam riwayat Abdullah bin ‘Ash ra pun dikatakan
bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dari hambanya
(para ulama) dengan secara langsung. Akan tetapi Allah mencabutnya dengan cara
mematikan para ulama, sehingga apabila sudah tidak ada lagi seorang pun yang
alim maka banyak orang akan mengangkat pemimpin dari kalangan orang-orang
bodoh. Tatkala para pemimpin (bodoh) itu ditanya, mereka menjawab dengan
memberikan fatwa tanpa dilandasi dasar ilmu, mereka menjadi sesat dan
menyesatkan.” (HR. Bukhari)
10. Prostitusi Merajalela
Prostitusi perzinaan yang banyak merebak di masyarakat
kita dewasa ini, tanpa disadari juga menjadi tanda-tanda dekatnya kiamat.
Kenyataan tersebut sebagaimana telah disitir di dalam hadist Nabi Muhammad SAW
yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra:
“Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah
terbukanya perzinaan secara bebas.” (HR. Bukhari)
Mengenai hal serupa, disebutkan pula dalam riwayat Abu
Hurairah ra, Rasulullah bersabda:
“Demi zat yang menguasai jiwaku, tidak akan musnah
umat ini sampai terjadinya seorang laki-laki mendekati wanita, kemudian
menidurinya di pinggir jalan. Orang yang paling baik pada saat itu
menasihatinya dengan berkata: seandainya engkau dapat menyembunyikan wanita ini
dibalik dinding, maka hal itu lebih baik.”
11. Merebaknya Pecandu Minuman Keras dan Narkoba
Di akhir zaman ini, minuman keras tidak lagi
diperjualbelikan secara sembunyi-sembunyi. Di era abad modern ini,
minuman-minuman tersebut telah menjadi pelengkap kebahagiaan menurut versi para
pecandunya. Karenanya kalau tidak minum, tidaklah modernis, kilah sebagian
kalangan remaja.
Persepsi salah tersebut oleh banyak orang, walaupun
sebenarnya kalaulah setiap kita merujuk kepada hadist Nabi Muhammad SAW maka
akan kita dapati pola sikap tersebut menunjukkan gejala semakin dekatnya
kiamat. Hal tersebut seperti yang dijelaskan dalam sabda Nabi Muhammad SAW
sebagai berikut, diriwayatkan dari Anas bin Malik ra, ia berkata aku telah
mendengar Rasulullah SAW bersabda:
“Di antara tanda-tanda kiamat adalah banyaknya para
pecandu minuman keras.” (HR. Muslim)
Dalam riwayat Ubadah bin Shamit dijelaskan bahwa
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya suatu ketika nanti akan ada sekelompok
dari umatku yang menghalalkan khamar (minuman keras) dengan menggunakan label
yang mereka buat sendiri.” (HR. Imam Ahmad dan Ibnu Majah).
12. Banyaknya Gedung-Gedung Pencakar Langit
Pembangunan gedung-gedung menjulang tinggi dan
kerasnya persaingan dalam pelaksanaan proyek adalah suatu pertanda adanya
kemajuan dunia modern. Mungkin untuk hal tersebut sementara kita boleh berbangga
dan bergembira sejenak. Akan tetapi, apabila kita merujuk kepada sabda Nabi
Muhammad SAW berikut ini, kita dapati hal tersebut adalah bagian dari
tanda-tanda kiamat. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda:
“Kiamat akan terjadi bila banyak orang berlomba-lomba
bersaing membuat gedung-gedung menjulang tinggi.” (HR. Bukhari).
13. Pembantu Melahirkan Anak Majikan
Di abad modern saat ini, kasus pembantu melahirkan
anak majikannya bukanlah suatu hal yang aneh. Gaya hidup bebas dan materialistis
kerap kali mengundang orang berbuat yang tidak sepatutnya. Realita seperti ini
tidaklah hanya sesekali saja terjadi, melainkan telah seringkali mengemuka
dalam kehidupan sosial masyarakat akhir zaman. Perlu disadari bahwa fenomena
ini ternyata telah jauh terprediksi sejak berabad-abad yang silam sebagai
ytanda-tanda kiamat dalam sabda Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam
berikut ini:
“Jibril berkata kepada Nabi Muhammad Shalallahu
‘Alaihi wa Sallam: “Aku akan mengabarkan kepadamu bahwa di antara tanda-tanda
kiamat itu adalah apabila seorang budak telah melahirkan anak majikannya.” (HR.
Bukhari dan Muslim).
14. Perbuatan Klenik Membudaya
Perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah di antaranya
adalah perbuatan zalim. Baik itu zalim kepada pribadi, sesama, maupun kepada
Tuhan. Sedangkan bentuk kezaliman yang paling besar adalah praktek perbuatan
syirik (klenik) seperti yang telah disinyalir dalam firman Allah SWT:
“Innas-Syirka Lazhulmun ‘Azhiim: Sesungguhnya
perbuatan syirik itu adalah kezaliman yang besar.”
Syirik besar itu menyembah kepada yang tidak
semestinya disembah dan beribadah terhadap apa yang tidak patut diibadahi, apa
pun bentuk dan kreasinya. Bila praktek-praktek perbuatan klenik ini telah
banyak mengemuka dan membudaya, maka hal itu akan menjadi bagian dari
tanda-tanda kiamat, seperti yang telah dijelaskan di dalam hadist riwayat
Tsauban ra berikut ini:
“Apabila telah ditancapkan sebilah pedang di
tengah-tengah umatku ini, niscaya pedang itu tidak akan pernah terangkat hingga
datangnya hari kiamat. Kiamat akan terjadi bila beberapa golongan dari umatku
bertemu dengan orang-orang musyrik dan mereka ikut menjadi penyembah berhala.”
(HR. Abu Daud).
15. Banyaknya Orang-Orang Kikir
Tidak mau peduli terhadap sesama, hidup eksklusif
dengan hanya mementingkan diri sendiri dan tidak mau berbagi rasa dengan sesama
adalah bagian mendasar dari karakteristiknya orang-orang kikir. Fenomena
meruaknya sifat kikir pada indinvidu-individu manusia akhir zaman juga
merupakan bagian dari tanda kiamat, dalam riwayat Abu Hurairah ra dikatakan
bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Di antara tanda-tanda kiamat adalah membudayanya
sifat kikir.” (HR. Bukhari)
16. Gempa Bumi Sering Terjadi
Kejadian-kejadian gempa bumi yang kerap kali terjadi
di bumi kita merupakan peringatan-peringatan Allah dan juga sebagai tanda-tanda
akan terjadinya kiamat, baik hal itu disadari ataupun tidak. Sinyalemen kiamat
tersebut telah diungkap melalui hadits riwayat Abu Hurairah ra:
“Tidak akan terjadi kiamat sampai sering terjadinya
bencana gempa bumi dimana-mana.” (HR. Bukhari).
17. Orang-Orang Saleh Meninggal Dunia
Wafatnya orang-orang alim merupakan bagian dari
tanda-tanda akan berakhirnya kehidupan (kiamat), karena apabila orang saleh
tersebut tidak ada lagi, tentu tidak ada lagi orang yang menyuruh berbuat amal
ma’ruf dan mencegah perbuatan munkar. Sedangkan Allah tidak akan menurunkan
azab/kiamat selama masih banyak hamba-hamba-Nya yang berzikir kepada-Nya, dalam
kaitannya dengan hal ini Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr ra, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa
Sallam bersabda:
“Kiamat akan terjadi bila Allah telah banyak mengambil
(mematikan) orang-orang saleh yang ada di bumi sehingga yang tersisa hanyalah
kebanyakan rakyat jelata yang pandir yang tidak mengenal nilai-nilai amal
ma’ruf dan tidak mengingkari perbuatan munkar.” (HR. Imam Ahmad).
18. Wanita Berpakaian Telanjang
Saat ini, wanita-wanita berpakaian yang menampakkan
lekukan dan keindahan tubuhnya adalah fenomena yang ‘biasa’ dalam pola
kehidupan modern. Tanpa disadari hal demikian sebenarnya adalah tanda-tanda
kehancuran (kiamat) yang telah melanda dunia ini. Dalam sabda Nabi Muhammad
Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam dikatakan:
“Akan ada pada akhir zaman dari umat ini kaum lelaki
yang berkendaraan mewah, mereka mendatangi pintu-pintu masjid sedangkan kaum
wanitanya berpakaian seperti telanjang.” (HR. Hakim)
Dalam hadist lain riwayat Abu Hurairah ra, Rasulullah
Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Ada dua golongan yang akan menjadi
penduduk mereka, pertama, kaum yang di tangan mereka terdapat cemeti, dan
dengan cemeti itu mereka menyiksa banyak orang. Kedua, wanita-wanita yang
berpakaian seperti telanjang mereka berjalan melenggak-lenggokkan tubuhnya
karena ingin memperlihatkan keindahan tubuh dan hiasan-hiasannya. Sedangkan
gerak lenggak-lenggok mereka laksana bergeraknya punggung unta. Mereka tidak
akan masuk surga sebagaimana mereka tidak pernah mencium wangi dan harumnya.”
(HR. Muslim)
19. Dominasi Jumlah Wanita Terhadap Laki-Laki
Pada bagian ini tanda kiamat sughra ditunjukkan dengan
fenomena sedikitnya jumlah laki-laki dibanding dengan kaum hawa sampai
perbandingannya mencapai 50 wanita dibanding 1 orang pria, dalam sabda Nabi
Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam dijelaskan.
“Di antara tanda-tanda kiamat itu adalah semakin
berkurangnya ilmu agama dan munculnya kebodohan, membudayanya prostitusi,
dominasi jumlah wanita dan sedikitnya kaum pria hingga perbandingannya mencapai
lima puluh wanita dan satu pria.” (HR. Bukhari).
20. Terjadinya Banyak Kasus Meninggal Mendadak
Tanda kiamat sughra lainnya adalah banyaknya kematian
yang tiba-tiba dengan segala sebab. Hal tersebut seperti apa yang telah
dijelaskan oleh Nabi Muhammad dalam sabdanya:
“Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat itu ialah
banyaknya kejadian mati mendadak.” (HR. Thabrani)
21. Musim Hujan yang Panjang Tetapi Tidak Menyuburkan
Musim hujan yang terus-menerus tetapi tidak
menyuburkan tanah dan berbagai tanaman tidak kunjung tumbuh, hal ini merupakan
tanda-tanda kiamat. Dalam riwayat Anas bin Malik ra, Nabi Muhammad Shalallahu
‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Kiamat akan terjadi bila manusia terus-menerus di
hujani sepanjang tahun, sedangkan tanah tidak menumbuhkan sedikit pun
tumbuhan.” (HR. Ahmad)
22. Anak-anak menjadi penuh kemarahan
Dengan kata lain, mereka berani melawan orangtua
mereka. Mereka tidak segan-segan berkata kasar dan menghardik orangtua mereka.
24. Orang-orang akan mempercayai orang-orang yang
berkhianat, sedangkan orang-orang yang dapat
dipercaya dianggap sebagai pengkhianat
Orang yang benar akan dianggap sebagai pendusta dan
seseorang yang menceritakan kebohongan dianggap sebagai orang yang benar.
25. Orang-orang akan memutuskan tali silaturahmi
Hal ini telah terjadi sekarang dimana orang-orang
lebih senang tinggal di rumah dan menonton televisi, dan mereka enggan
mengunjungi tetangga.
26. Orang-orang munafik akan berkuasa
27. Orang-orang yang berperangai buruk mengendalikan
perdagangan
28. Masjid-masjid dihias tapi hati manusia telah menjadi
kotor
Jadi orang-orang yang beribadah di masjid tidak
melakukan tazkiyah, meskipun masjidnya indah.
29. Orang-orang mukmin menjadi lebih terhina daripada
kambing yang jelek
30. Homoseksualitas dan lesbianisme tersebar luas
31. Orang-orang muda mempunyai kekayaan besar-besaran
Misalnya Zuckerberg yang merupakan multi-bilyuner
sebelum dia mencapai umur 30.
32. Terjadinya penghancuran peradaban dan penghancuran
dunia
Jadi penghancuran dunia akan menjadi peradaban.
33. Instrumen musik akan tersebar luas dan Rasulullah
bersabda bahwa instrumen musik akan ada di kepala manusia
Ini menakjubkan sekali. Bagaimana Rasulullah tahu
tentang hal ini? Itulah yang dikatakan hadistnya, saya tidak
mengarang-ngarangnya. Dikatakan bahwa “Di kepala mereka akan ada instrumen
musik.” Siapa yang sangka? Tidak ada yang tahu apa itu artinya di zaman
Rasulullah. Tapi sekarang kita melihatnya, semua orang dimana-mana mengenakanheadphone dan earphone untuk mendengarkan musik.
34. Akan ada banyak penegak hukum
35. Maraknya penghinaan untuk membuat orang lain tertawa
Sekarang lihatlah semua acara TV dimana para
pelawak hanya mencela orang-orang untuk membuat pemirsa di rumah tertawa.
36. Banyak anak-anak yang lahir karena perzinaan
Bahkan di negara ini sekarang lebih dari 50% anak
SMA telah melakukan perzinaan. Luar biasa.
37. Rasulullah bersabda bahwa cobaan akan ditunjukkan
kepada hati manusia seperti sajadah
Dia mempunyai dua garis, yang horizontal dan
vertikal. Ini maksudnya adalah TV. Dan beginilah caranya setan menghancurkan
hati manusia, dengan menunjukkan fitnah pada manusia dan gambar-gambar jelek
pada TV. Setan melakukannya terus-menerus sampai manusia menjadi terbiasa
dengan kekerasan yang ada dalam tayangan TV. Kita tidak lagi merasakan apapun
ketika melihat kekerasan.
38. Rasulullah s.a.w bersabda, “Kamu akan melihat
orang-orang dengan cambuk seperti ekor sapi. Mereka akan memukul manusia
dengannya.”
39. Manusia Bersifat Apatis Karena Tidak Tahan Ujian
Persaingan hidup yang semakin keras dan ujian Allah
yang datang silih berganti seringkali menyebabkan manusia tidak tahan ujian,
sehingga mereka menjadi bersifat apatis. Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa
Sallam dalam sabdanya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra mengatakan:
“Tidaklah akan terjadi kiamat hingga ada seorang
laki-laki yang melewati kuburan, kemudian ia berkata: alangkah baiknya
sandainya (sekarang ini) aku menempati tempatnya (kuburnya).” (HR. Bukhari)
40. Terbunuhnya Orang-Orang Yahudi
Sebagai tanda kiamat sughra, suatu saat orang-orang
Yahudi akan banyak yang mati terbunuh dan terus diburu oleh orang-orang Muslim
sampai tidak lagi mereka bisa bersembunyi dari kejaran kaum Muslimin. Dalam
riwayat Abu Hurairah ra, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Kiamat akan terjadi bila banyak orang-orang Muslim
membunuhi orang-orang Yahudi. Segenap kaum Muslimin itu akan terus memburu
mereka sampai ketika mereka bersembunyi dibalik batu dan pohon, lalu batu dan
pohon itu berkata: “Wahai orang Muslim! Wahai hamba Allah! Inilah orang Yahudi
sedang bersembunyi di belakangku. Kemarilah, bunuhlah dia. Semua pohon ketika
itu dapat berkata-kata memberitahukan dimana orang-orang Yahudi itu bersembunyi
kecuali pohon Gharqad, karena sesungguhnya pohon Gharqad itu adalah pohonnya
orang-orang Yahudi.” (HR. Bukhari).
Mengenai hal ini, Imam Nawawi berkata: “Gharqad adalah
sejenis pohon berduri yang cukup terkenal di Paletina. Disanalah nanti tempat
Dajjal dan orang-orang Yahudi akan dibunuh oleh orang-orang Islam. Batu-batu
dan pohon-pohon di akhir zaman dapat berkata-kata dan memberitahukan dimana
orang-orang Yahudi itu berada. Kejadian tersebut tidaklah mustahil. Kebencian
orang Mukmin orang-orang Yahudi sampai pula mengundang kebencian
makhluk-makhluk Allah yang lain seperti batu dan pohon-pohon.”
41. Masjid Baitul Haram akan Dihancurkan
Dan tanda-tanda kiamat sughra yang terakhir adalah
adanya ancaman dari orang Habasyah yang akan menghancurkan Baitul Haram
(Ka’bah) seperti yang dijelaskan dalam sabda Nabi Muhammad SAW melalui riwayat
Abu Hurairah ra, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Suatu saat nanti Ka’bah akan dihancurkan oleh
kalangan orang-orang Habasyah.” (HR. Ahmad).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar